Kesehatan

Cara Menyajikan Susu Untuk Bayi yang Aman

Cara Menyajikan Susu Untuk Bayi yang Aman

Susu untuk bayi terbaik yaitu ASI terutama dalam 6 bulan kehidupan pertamanya. Namun banyak ibu yang mengalami masalah kekurangan ASI sehingga harus dibarengi dengan pemberian susu formula untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Meskipun dibarengi dengan susu formula, sebaiknya pemberian ASI dilakukan secara maksimal selama 3 bulan pertama kelahiran.

Penyajian Susu Formula Untuk Bayi

Namun ibu harus memperhatikan cara penyajian susu untuk bayi yang benar karena penyajian susu formula lebih berisiko dibandingkan dengan pemberian ASI dalam sisi kebersihannya. Apabila penyajian susu tidak bersih dan higienis maka dapat berakibat pada pencernaan dan juga kesehatan bayi contohnya seperti diare.

Apalagi sistem imun tubuh bayi masih belum sempurna sehingga susu formula haruslah dibuat dengan aman dan steril bagi bayi sehingga dapat memberikan nutrisi yang maksimal serta tidak memberikan efek negatif pada kesehatan bayi. Ibu bisa memilih susu formula dari Nutriclub. Berikut langkah yang tepat dalam menyajikan susu formula untuk si kecil :

  1. Bersihkan botol susu dengan air hangat dan sabun cuci piring yang aman untuk membersihkan perlengkapan bayi. Gunakan sikat khusus agar dapat menjangkau hingga ke setiap sudut botol susu. Setelah dibersihkan, ibu juga dapat menggunakan alat sterilisasi khusus agar lebih terjamin kebersihannya dan keamanannya. Pastikan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir agar tangan bersih dan steril.
  2. Rebus air hingga matang yang akan digunakan untuk menyeduh susu untuk bayi atau bisa langsung menggunakan air panas dari dispenser namun pastikan jika ibu menggunakan air minum yang sudah matang. Suhu air hangat yang tepat yaitu 70 derajat celcius, tidak lebih dan tidak kurang.

Suhu yang tepat bertujuan agar dapat membunuh bakteri Enterobacter sakazakii yang umumnya terdapat di dalam kandungan susu formula bubuk yang dapat menyebabkan infeksi meskipun jarang terjadi. Namun dapat berakibat fatal apabila menyerang si kecil. Susu formula harus segera diminum atau jika tidak habis, dapat disimpan di dalam kulkas agar bakteri Enterobacter sakazakii tidak berkembang

  1. Periksa kadauluarsa susu formula. Perhatikan petunjuk penyajian dan takaran yang tepat karena setiap susu formula memiliki takaran penyajian yang berbeda-beda. Sebaiknya ibu menyimpan susu formula bubuk dalam wadah yang tertutup rapat dan jauh dari kelembapan. Area yang lembab dapat menyebabkan susu bubuk menggumpal dan mengurangi kandungan nutrisi yang ada. Suhu optimal untuk menyimpan susu formula bubuk yaitu antara 13-24 derajat celcius.
  2. Buat susu sesuai dengan takaran kemudian aduk hingga susu bubuk larut sempurna atau dengan mengocoknya di dalam botol.
  3. Dinginkan botol dengan meletakkannya di mangkuk atau wadah yang berisi air dingin hingga suhu susu normal atau setidaknya tidak terlalu panas agar dapat dikonsumsi si kecil. Bersihkan botol susu dan juga cicipi susu untuk bayi sebelum diberikan kepada bayi.